BREAK NEWS

Perkuat Mutu Layanan, RSUD Labuha Gelar Forum Konsultasi Publik di Kecamatan Obi

HAL-SEL, CAKRAWALA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat dalam proses evaluasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Obi, Desa Laiwui, Rabu (24/6/2026).


Kegiatan yang diikuti sekitar 90 peserta ini menjadi wadah bagi masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah, dan para pemangku kepentingan untuk menyampaikan berbagai masukan terkait pelayanan kesehatan. Hasil dari forum tersebut akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus dasar penyempurnaan layanan RSUD Labuha agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Forum dibuka secara resmi oleh Direktur RSUD Labuha, dr. Titin Andriyanti, yang hadir didampingi Camat Obi, Ali Larajia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan berbagai elemen yang selama ini menjadi mitra pelayanan kesehatan di wilayah Obi.

Dalam sambutannya, Direktur RSUD Labuha menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan salah satu bentuk implementasi keterbukaan informasi sekaligus komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Melalui forum ini kami ingin mendengar secara langsung berbagai masukan, kritik, maupun saran dari masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Labuha," ujar dr. Titin Andriyanti.

Pada kesempatan tersebut, dr. Titin juga memaparkan secara komprehensif profil RSUD Labuha, visi dan misi rumah sakit, standar pelayanan yang diterapkan, alur pelayanan pasien, hingga Maklumat Pelayanan sebagai bentuk komitmen seluruh jajaran rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Suasana forum berlangsung interaktif. Pada sesi diskusi, peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain mekanisme pelayanan BPJS Universal Health Coverage (UHC), sistem rujukan pasien dari puskesmas menuju rumah sakit, ketersediaan obat-obatan, pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga kebutuhan transportasi rujukan bagi masyarakat di wilayah kepulauan Obi yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Sejumlah peserta juga berharap adanya peningkatan koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan sehingga proses rujukan pasien dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan tidak menyulitkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Direktur RSUD Labuha memberikan penjelasan bahwa seluruh pelayanan rumah sakit dilaksanakan berdasarkan ketentuan BPJS Kesehatan serta regulasi pemerintah yang berlaku. Ia menegaskan bahwa rumah sakit terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sesuai standar yang telah ditetapkan.

"Setiap masukan yang disampaikan hari ini akan kami catat dan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik dari waktu ke waktu," katanya.

Selain menjadi ruang dialog, Forum Konsultasi Publik juga menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut yang akan segera dilaksanakan. Di antaranya memperkuat koordinasi antara RSUD Labuha dengan seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama, meningkatkan sosialisasi mengenai mekanisme pelayanan BPJS kepada masyarakat, serta melakukan penyempurnaan berbagai aspek pelayanan berdasarkan hasil konsultasi publik.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas sistem pelayanan kesehatan, mempercepat penanganan pasien, serta memperkuat sinergi antara rumah sakit, puskesmas, pemerintah kecamatan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyusunan rencana perbaikan pelayanan, penandatanganan Maklumat Pelayanan, serta komitmen bersama seluruh peserta untuk menindaklanjuti hasil Forum Konsultasi Publik.

Melalui forum ini, RSUD Labuha menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang partisipasi masyarakat sebagai bagian dari proses peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Dengan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Halmahera Selatan semakin berkualitas, mudah diakses, serta mampu memberikan rasa aman dan kepuasan bagi seluruh masyarakat.

Redaksi: wan
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar